PB KAMISTA: Berita
Kabar Terbaru
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Ingin Menjadi Kader PB KAMISTA

Pengurus Besar Kesatuan Aksi Mahasiswa Sibolga Tapanuli Tengah atau PB KAMISTA, tidak asing lagi bukan nama tersebut. Kabar gembira pada tahun ini 2015 PB KAMISTA mengadakan program setiap tahun nya yaitu Pelatihan Kader Tunas Nauli yang Ke-IV atau pengkaderan anggota 2015 . 

Dengan program tersebut kami PB KAMISTA mengajak kepada seluruh Mahasiswa/i yang berdomisili di Kota Medan dan  berasal dari Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah untuk bergabung dalam sebuah wadah organisasi Kekeluargaan Kesatuan Aksi Mahasiswa Sibolga Tapanuli tengah. Acara  akan dilaksanakan pada tanggal: 4-7 Juni 2015. Adapun syaratnya sebagai berikut :
  1. Mahasiswa aktif di perguruan tinggi baik PTN atau PTS Kota Medan
  2. Asli putra / putri daerah Sibolga dan Tapanuli tengah atau berdomisili di kota Sibolga dan Tapanuli tengah
Adapun Event-Event yang pernah dilaksanakan oleh PB Kamista yaitu:
  1. Membuat Seminar Ujian Nasional di Sibolga,
  2. Mengadakan pertandingan sepak bola antar SMA se-Sibolga-Tapteng setiap tahunnya.
  3. Membuat Seminar Kebudayaan sekaligus pelantikan Kamista
  4. Panitia malam tahun baru di Lapangan Simare-mare kota Sibolga.
  5. Dan Lain Sebagainya.
Segera Daftarkan Diri Anda, sebagai Putera-Puteri Daerah Sibolga-Tapteng, Mari bersama memajukan Kota Sibolga dan Tapanuli tengah.

Kontak Person:
Hamzah (082166992328)
Chusni (087868638998)

Facebook : Pb Kamista
Twitter : @Pb Kamista
Website : www.pbkamista.tk 

Kamista Pelepas Rasa Rindu Kampung Halaman

KAMISTA, Nama yang tidak sengaja aku mengenalnya. Berawal dari tindakanku tuk menyapa saudara sepupuku ketika lewat di Halte kampus UIN SU. Tatkala itu, dia sedang berbicara dengan seorang lelaki yang membawa selebaran kertas. Adik Sepupuku lalu memanggilku, Ia memberitahukan kepada lelaki itu bahwa aku juga orang Sibolga. Ternyata lelaki ini adalah anggota organisasi yang bernama “Kamista”, “Kesatuan Aksi Mahasiswa Sibolga-Tapteng”. Ia mengajakku untuk mengikuti acara yang dibuat oleh Kamista yaitu Pelatihan Kader Tunas Nauli (PKTN) III.
Aku lalu teringat pada seseorang yang pernah mengajakku untuk membentuk organisasi sejenis ini. Seminggu yang lalu, Ia sempat ingin mengajak kumpul mahasiswa UIN SU yang berasal dari Sibolga dengan abangan yang bernama James.

Kulihat kertas itu, dan langsung kukatakan kalau aku bersedia untuk ikut dalam pengkaderan tersebut. Namun, tatkala itu, aku sempat berfikir untuk membatalkannya karena adanya jadwal kuliah di hari Jum’at. Abang yang bernama James itu lalu memberiku solusi, Ia akan memberikanku surat izin untuk kuberikan ke dosen yang akan masuk di hari Jum’at itu.

Kamista
Pelatihan Kader Tunas Nauli (PKTN) III
Di hari Kamisnya, aku bertemu dengan kawan SMA-ku, ku ajak dia untuk ikut dalam pengkaderan ini. Tapi Sayang, Dia sudah punya jadwal yang tidak mungkin ditinggalkannya. Jadwal hari ini yang kufikir  akan boleh pulang cepat untuk mengikuti pengkaderan itu, tiba-tiba mendadak ada dosen yang meminta ganti jadwal di sore hari. Ketika itu, aku sempat putus asa dan berfikir untuk batal mengikuti pengkaderan itu. Pada saat itu, Rudi, kawan lesku ketika di Sibolga dulu bertanya padaku apakah aku ikud atau tidak. Aku lalu membalas pesan singkat itu dengan, “munak sajolah, ambo ndak bisa hariko kawan,”

Sesampainya dikos, jam menunjukkan pukul setengah lima Sore. Sms dari sepupuku Hikmah tiba-tiba masuk,  “Kak, ala dimano? Kami ala manunggu ikko dimukko Unimed,” aku tak menyangka, aku masih ditunggui dari jam tiga sampai jam setengah lima ini. Dari situ, kususun semua perlengkapan untuk 4 hari 3 malam berada di tempat pengkaderan. Aku lalu sampai di depan unimed pada pukul 5 lewat.

Kami langsung berangkat ketika aku sampai. Ternyata, mereka hanya menungguku. Aku sedikit tidak enak hati, sebab gara-gara aku angkot yang menuju ke jalan Gatsu telah habis. Tapi, mereka kelihatan tidak begitu kecewa, tampak di wajah mereka kesenangan akan berkumpul dengan orang-orang yang berasal dari daerah yang sama seperti mereka. Aku pun diajak bicara oleh pria muda yang ternyata adalah adik kelasku di SMA dulu. Aku tidak menyangka bisa bertemu dengannya di negeri perantauan ini. Suasana angkot diramaikan oleh candaan dari Masni. Suasana bosan diangkot pun terhapuskan.

Dengan ditemani oleh salah satu kader Kamista yang bernama Jamaluddin Tanjung, Kami pun tiba di jalan Gatot Subroto, tempat diadakannya pengkaderan, pada sekitar pukul tujuh. Setelah registrasi, kami langsung dipersilahkan untuk Istrahat dan bersiap-siap untuk mengikuti acara pembukaan.
Acara pembukaanpun dimulai, semua peserta dan panitia memasuki forum. Peserta pengkaderan ini lumayan banyak. Berasal dari berbagai perguruan tinggi yang ada di kota Medan. Kudapati dua orang teman SMA-ku di forum itu. Kamipun sama-sama melemparkan senyuman. Pada saat itu aku merasa sangat senang, karena bisa bertemu dengan mereka.

Selamat datang wahai dusanak ambo,” kalimat yang terlontar dari sambutan ketua umum organisasi yang bernama Willy Saputa Silitonga ini, membuatku seakan berada di Sibolga. Bahasa pesisir acapkali keluar dari  mulut pemimpin ini. Ia juga turut menyampaikan kata kirim salam walikota Sibolga yang berhalangan hadir pada saat itu. Ternyata organisasi ini sudah dikenal oleh walikota Sibolga. Mungkin karena selama perjalanan organisasi ini, ternyata sudah banyak kegitan yang sudah dilaksanakan oleh organisasi ini. Seperti Membuat Seminar Ujian Nasional di Sibolga, mengadakan pertandingan sepak bola antar SMA di Sibolga, Seminar Kebudayaan sekaligus pelantikan,  diunjuk pemerintah Sibolga sebagai panitia malam tahun baru, dll.

Selama mengikuti pengkaderan ini, kami diajari banyak hal. Mulai dari disadarkan tentang hakekat seorang mahasiswa, diberitahukan tentang sulitnya membangun suatu organisasi, cara memanajemen organisasi, diajarkan materi tentang beretorika, kepemimpinan, tata tertib dalam persidangan hingga praktek langsung memimpin dan mengikuti persidangan.

Sebelum dihadapkan pada materi-materi tersebut, tentunya kami berorientasi terlebih dahulu. Selain diperkenalkan mengenai profil dan sistem yang ada di Kamista, kami juga diinstruksikan untuk memperkenalkan diri sendiri melalui alur cerita. Ketika itu kami juga ditanya perihal tujuan kami mengikuti acara yang bernama Pelatihan Kader Tunas Nauli (PKTN) itu, kami diminta untuk menyepakati bersama jawaban-jawaban yang kami kemukakan. Kamipun mendapatkan kesepakatan itu,  tujuan kami mengikuti acara ini adalah menjalin silaturahmi antar mahasiswa Sibolga-Tapteng, menambah pengetahuan dan ilmu pengembangan, menjadi kader pewujud cita-cita dan visi misi kamista, mengembalikan jati diri sebagai putera daerah Sibolga-Tapteng, dan yang terakhir adalah mengembalikan jati diri daerah. Tujuan-tujuan itu kufikir sangat masuk akal sebagai putra daerah Sibolga-Tapteng.

Setelah Orientasi, kami pun diminta untuk membuat dan menyepakati kontrak belajar. Kontrak belajar itu seperti kontrak belajar saat pertemuan pertama dengan dosen kuliah. Kontrak belajar yang kami buat adalah tidak  boleh merokok di ruangan, toleransi keterlambatan lima menit, berpakaian rapi di dalam forum, berpakaian rapi di dalam forum, Handphone di Silent-kan, izin keluar dimohonkan kepada fasilitator, dan yang terakhir adalah menjaga kebersihan ruangan. Itulah kontrak belajar, alias peraturan yang kami buat. Dan jika dilanggar, ada sangsinya juga, Yaitu duduk di meja pesakitan dan membersihkan ruangan.

Selain penyajian materi, dalam PKTN III ini kami juga disarankan untuk membuat konsep hidup dan visi misi hidup. Aku terkesan dengan saran ini, sebab dengan menuliskan konsep dan visi misi itu, aku menjadi tahu tentang pentingnya mengenal diri sendiri, pentingnya memperjelas visi misi dalam hidup, dan fokus terhadap tujuan yang akan kita capai selama hidup.

Selama disini, kami juga diberi kesempatan berolahraga dan bermain. Mulai dari permainan “Jika Maka”, permainan “menghafal nama dan uji konsentrasi”, dll. Selain permainan, kami juga diinstruksikan untuk menulis dan menempelkan harapan-harapan kami di pohon harapan yang telah dibuat oleh panitia. Ini adalah hal yang unik dan mengagumkan bagiku.

Selain Mempraktekkan langsung persidangan, acara yang paling seru bagiku adalah acara pada malam ketiga. Acaranya yaitu perdebatan mengenai pacaran dan selingkuh yang dibagi dalam 2 grup, grup pro dan grup kontra. Disini, banyak pengetahuan baru yang kami dapatkan. Mulai dari cara mempertahankan argumen, cara berbicara supaya orang bisa yakin terhadap pendapat kita, dll. Di akhir malam sebelum tidur, kami juga saling bertukar kontak dan kesan pesan kepada seluruh peserta dan sebagian panitia.

Tibalah di hari Akhir, kami diinstruksikan untuk membuat Rencana Kerja Tingkat Lanjut (RKTL). RKTL ini berisi rencana-rencana yang akan kami buat selama setahun ke depan sebagai kader baru. Di malam harinya, tibalah acara penutupan. Penutupan diakhiri dengan Foto Bersama.

Inilah pengalamanku selama mengikuti acara Pelatihan Kader Tunas Nauli (PKTN) ini. Banyak hal-hal yang unik, yang tidak ku dapatkan di luar sana. Rasa kekeluargaan yang erat, menikmati santapan makanan Sibolga, berbahasa Sibolga, membicarakan persoalan-persoalan yang ada di Sibolga-Tapteng, menambah rasa cintaku terhadap kampung halamanku. Dengan bergabung menjadi bagian dari kamista, selama berada di Medan, rasa rindu terhadap kampung halamanku berkurang. Terima kasih Kamista, telah hadir di dalam Hidupku. Sekianlah cerita dariku, aku menunggu kehadiran kader-kader selanjutnya.

Oleh: Chusni Syukriani Pasaribu, Mahasiswi Universitas Islam Negeri Sumatera Utrara, Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris.

Mengenal Bahasa Pesisir

Bahasa Pesisir adalah bahasa yang dipergunakan masyakat Tapanuli Tengah dan Sibolga sehari-hari sebagai bahasa lisan untuk menyampaikan maksud dan tujuan di rumah maupun di luar rumah dan dalam pergaulan sehari-hari.

Bahasa Pesisir telah menjadi bahasa pengantar yang tidak dapat dilupakan masyakat Sumando Pesisir Tapanuli Tengah Sibolga khususnya, maupun Pantai Barat Sumatera pada umumnya, baik di kampung halaman maupun di perantauan.

Namun sangat disayangkan sekali bahwa tulisan masyarakat Suku Pesisir belum pernah ditemukan sampai saat ini karena masyarakat suku Pesisir mempergunakan tulisan Arab gundul yang tidak mempunyai anda-tanda atau baris atas dan bawah.Akan tetapi masyarakat beragama Islam yang melihat tulisan tersebut dapat mengerti karena memang telah mempelajarinya dalam pengajian.

Bahasa Sibolga ini sangat mirip dengan bahasa Minang, walau pun mirip tapi tidak sama alias ada perbedaan diantara keduanya. Bahasa Minang dialek pengucapannya lebih cepat sehingga sukar untuk diikuti, beda dengan bahasa Sibolga yang dialek pengucapannya lebih berirama, lebih khas dan unik, kalau bisa saya katakan, bahasa Sibolga adalah akulturasi dari bahasa Minang, Melayu, Mandailing dan Batak, tapi pengaruh yang dominan adalah Minang.

Perbedaan selanjutnya adalah dari arti bahasanya. Jika dalam bahasa Minang ibu itu adalah bundo/mandeh, sedangkan Sibolga, ibu adalah umak. Dalam bahasa Minang abang itu uda, dan kakak: uni, sedangkan dalam bahasa Sibolga, abang itu abang/ogek, dan kakak adalah uning. Dan perbedaan yang paling terasa adalah pengucapan, dalam bahasa Minang, akhiran i, u, akan diucap ia atau ua, contoh, guntiang (gunting), paniang (pening), bakumpua (kumpul), tamanuang (termenung), dsbnya. Sedangkan Sibolga tidak memakai akhiran seperti itu, contoh: gunting (gunting), paning (pening), bakumpu (berkumpul), tamanung (termenung), dsbnya. Orang minang lebih sering memanggil dirinya denai (saya) walau pun panggilan ambo juga termasuk bahasa Minang, tapi mereka lebih sering menggunakan kata denai. Untuk panggilan kamu/kau adalah wa'ang (untuk pri)a dan 'ang (untuk wanita). Sedangkan orang Sibolga memanggil dirinya: ambo (saya), dan panggilan kamu/kau adalah wa'ang (untuk pria) dan panggilan munak (untuk wanita). Itulah penjelasan singkat sebagian perbedaan keduanya, banyak lagi perbedaan lainnya tapi saya cukupkan saja dulu. Mohon maaf bagi warga Sibolga dan Minang bila apa yang saya jelaskan ini keliru.

Berikut dibawah ini saya kutip beberapa kalimat dalam bahasa Sibolga:
Ayah:Orang tua laki-laki (ayah kandung)
Umak:Orang tua perempuan (ibu kandung)
Pak Tuo:Abang kandung ayah (uak kandung)
Mak Tuo:Kakak kandung ayah (uak kandung)
Mak Tanga:Adik kandung ayah (bibi)
Tuanadik:Abang kandung laki-laki tertua
Ka'uti:Adik kandung laki-laki yang kedua
Ogek:Adik kandung laki-laki yang ketiga
Ta'ajo:Abang ipar laki-laki
Ta'uti:Kakak ipar perempuan
Cecek:Kakak perempuan tertua
Uning:Kakak perempuan nomor dua
Teta:Kakak perempuan nomor bungsu
Angku:Kakek
Uci:Nenek
Mamak:Om (adik ibu yang laki-laki)
Ambo nandak pai kasikoah:Saya mau pergi ke sekolah
Kecekkan-la daulu ka uning 'ang tu:Beritahukanlah terlebih dahulu kepada kakakmu
Barisuk ambo nandak pai ka Siboga mampasuoi adik ambo sekalian manjanguk pamili anak ruma ambo nang ala mandaului kito:Besok saya akan pergi ke Sibolga menjumpai adik saya dan sekaligus melayat famili istri saya yang telah berpulang mendahuli kita.
Pabilo wa'ang pai ka Medan?:Kapan kau pergi ke Medan?
Jangan munak lakeh tasundek:Jangan kau gampang merajuk
Ambo hampokkan wa'ang beiko da?!:Aku hajar lah kau nanti ya?!
Umak, nikah kanlah ambo ka anak gadih nan rancak tu?:Ibu, nikahkan lah aku kepada anak gadis yang cantik itu?
Angek bana hari ko yah?:Panas sekali hari ini?


Daftar Universitas Di Sumater Utara

Daftar Universitas Di Sumater Utara
Daftar Universitas Di Sumater Utara
Berikut adalah Daftar perguruan tinggi swasta di Sumatera Utara, yang pembinaannya berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Daftar ini tidak termasuk Perguruan Tinggi Islam Swasta, yang pembinaannya berada di bawaKementerian Agama.

UNIVERSITAS
Berikut daftar Universitas yang terakreditas di Provinsi Sumatera Utara : 
  • Universitas Amir HamzahKota Medan
  • Universitas AsahanKisaran (Kabupaten Asahan)
  • Universitas Cut Nyak DhienKota Medan
  • Universitas Darma AgungKota Medan
  • Universitas Dharma WangsaKota Medan
  • Universitas Graha NusantaraPadang Sidempuan (Kabupaten Tapanuli Selatan)
  • Universitas HKBP NommensenKota Medan
  • Universitas Al-Washliyah Labuhan BatuRantau Prapat (Kabupaten Labuhanbatu)
  • Universitas Islam Labuhan BatuRantau Prapat (Kabupaten Labuhanbatu)
  • Universitas Islam Sumatera UtaraKota Medan
  • Universitas Quality,(Medan)
  • Universitas Katolik Santo ThomasKota Medan
  • Universitas Medan AreaKota Medan
  • Universitas Methodist IndonesiaKota Medan
  • Universitas Muhammadiyah Sumatera UtaraKota Medan
  • Universitas Muhammadiyah Tapanuli SelatanPadang Sidempuan (Kabupaten Tapanuli Selatan)
  • Universitas Muslim Nusantara Al-WasliyahKota Medan
  • Universitas Pembangunan Panca BudiKota Medan
  • Universitas Pembinaan Masyarakat IndonesiaKota Medan
  • Universitas Preston IndonesiaKota Medan
  • Universitas Prima IndonesiaKota Medan
  • Universitas Si Singamangaraja XIIKota Medan
  • Universitas Sisingamangarja XII Silangit Siborongborong Tapanuli Utara (UNITA), SiborongborongTapanuli Utara
  • Universitas SimalungunKota Pematangsiantar
  • Universitas Tri KaryaKota Medan
  • Universitas Sari Mutiara Indonesia , Kota Medan
Sekolah Tinggi
Berikut daftar Sekolah Tinggi  yang terakreditas di Provinsi Sumatera Utara : 
  • Sekolah Tinggi Bahasa Asing Harapan, Kota Medan
  • Sekolah Tinggi Bahasa Asing Persahabatan Internasional Asia, Kota Medan
  • Sekolah Tinggi Bahasa Asing Swadaya, Kota Medan
  • STAI Al-Hikmah, Kota Tanjung Balai
  • Sekolah Tinggi Ekonomi Teladan, Kota Medan
  • Sekolah Tinggi Filsafat Theologi S Nusantara, Kota Pematangsiantar
  • Sekolah Tinggi Hukum YNI, Kota Pematangsiantar
  • Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing ITMI, Kota Medan
  • Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Al-Hikmah, Kota Medan
  • Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Benteng Huraba, Padang Sidempuan (Kabupaten Tapanuli Selatan)
  • Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Graha Kirana, Kota Medan
  • Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Labuhan Batu, Rantau Prapat (Kabupaten Labuhanbatu)
  • Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Muhammadiyah, Kisaran (Kabupaten Asahan)
  • Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Swadaya, Kota Medan
  • Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Binalita Sudama, Kota Medan
  • Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Deli Husada, Deli Tua (Kabupaten Deli Serdang)
  • Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Helvetia, Kota Medan
  • Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Medistra, Lubuk Pakam (Kabupaten Deli Serdang)
  • Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Indonesia, Kota Medan
  • Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumatera Utara, Kota Medan
  • Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan, Kota Medan
  • Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi, Kota Medan
  • Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Medan, Kota Medan
  • Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma, Kota Medan
  • Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Medan, Kota Medan
  • Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agribisnis Perkebunan, Kota Medan
  • Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Labuhan Batu, Rantau Prapat (Kabupaten Labuhanbatu)
  • Sekolah Tinggi Olahraga Dan Kesehatan Bina Guna, Kota Medan
  • Sekolah Tinggi Perikanan Dan Kelautan Sibolga, Kota Sibolga
  • Sekolah Tinggi Pertanian Benteng Huraba, Padang Sidempuan (Kabupaten Tapanuli Selatan)
  • Sekolah Tinggi Teknik Graha Kirana, Kota Medan
  • Sekolah Tinggi Teknik Industri Glugur, Kota Medan
  • Sekolah Tinggi Teknik Poliprofesi, Kota Medan
  • Sekolah Tinggi Teknologi Harapan, Kota Medan
  • Sekolah Tinggi Teknologi Immanuel, Kota Medan
  • Sekolah Tinggi Teknologi Sinar Husni, ? (Kabupaten Deli Serdang)
  • STIE A&B, Kota Medan
  • STIE Al-Washliyah, Kota Sibolga
  • STIE Benteng Huraba, Padang Sidempuan (Kabupaten Tapanuli Selatan)
  • STIE Bina Karya, Kota Tebing Tinggi
  • STIE Graha Kirana, Kota Medan
  • STIE Harapan, Kota Medan
  • Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IBBI, Kota Medan
  • STIE IBMI, Kota Medan
  • STIE International Business Management Indonesia, Kota Medan
  • STIE ITMI, Kota Medan
  • STIE Labuhan Batu, Rantau Prapat (Kabupaten Labuhanbatu)
  • STIE LM Immanuel Indonesia, Kota Medan
  • STIE Mars, Kota Pematangsiantar
  • STIE Muhammadiyah, Kisaran (Kabupaten Asahan)
  • STIE Nusa Bangsa, Kota Medan
  • STIE Pembangunan, Gunung Sitoli (Kabupaten Nias)
  • STIE Riama, Kota Medan
  • STIE Sultan Agung, Kota Pematangsiantar
  • STIE Surya Nusantara, Kota Pematangsiantar
  • STIE Swadaya, Kota Medan
  • STIE Taman Harapan, Kota Medan
  • STIE Tricom, Kota Medan
  • STIE YP Kampus, Padang Sidempuan (Kabupaten Tapanuli Selatan)
  • STKIP Budi Daya, Kota Binjai
  • STKIP Labuhan Batu, Rantau Prapat (Kabupaten Labuhanbatu)
  • STKIP Pelita Bangsa, Kota Binjai
  • STKIP Riama, Kota Medan
  • STKIP Tapanuli Selatan, Padang Sidempuan (Kabupaten Tapanuli Selatan)
  • STKIP Teladan, Kota Medan
  • STKIP SANTA MARIA, [Kota Sibolga]]
  • STMIK Budi Darma, Kota Medan
  • Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IBBI, Kota Medan
  • STMIK IBSU, Kota Medan
  • STMIK Kaputama, Kota Binjai
  • STMIK Logika, Kota Medan
  • STMIK Medan Putri, Kota Medan
  • STMIK Mikroskil, Kota Medan
  • STMIK Potensi Utama, Kota Medan
  • STMIK Si Singamangaraja XII, Kota Medan
  • STMIK Time, Kota Medan